Bikin Blog Bayar Berapa?
April 30, 2008 oleh orangtolol
Ini kisah nyata saya dengan seorang petinggi atau orang penting partai politik. Tidak usahlah saya sebut namanya dan nama partainya. Gak enak dan saya kira tidak perlu. Umurnya saja ya, belum ada 40 an kayaknya dan berpengetahuan cukup luas, setidaknya ia banyak berbicara soal gender dan pendidikan.
Saat itu gerimis sedang berderai-derai. Teman saya sedang menjelaskan tentang tata cara ngeblog di detikcom kepada salah satu orang penting di negeri ini. Nah petinggi parpol itu tangan kanannya si orang penting.
Setelah mendapatkan penjelasan soal ngeblog, si petinggi parpol itu tampak sangat antusias. Ia lantas mulai bertanya.
Petinggi parpol: Syaratnya apa kalau mau ngeblog?
Teman saya: Daftar saja. Nanti akan dikasih pasword untuk bisa posting.
Petinggi parpol: Apa saja yang harus diserahkan?
Teman saya bingung: maksudnya?
Petinggi parpol: Perlu ngasih fotokopi KTP atau apa?
Teman saya : Oh tidak. Cukup daftar saja.
Petinggi parpol: Harus bayar berapa untuk daftar?
Teman saya sambil menahan tawa menjawab: Nggak bayar, daftar saja.
Petinggi Parpol: Oh gitu ya, saya kira harus membayar.
He hehe he, saya sebenarnya juga menahan tawa. Tapi saya nggak tega. Suatu hari saya ceritakan kisah ini pada teman saya yang suka menulis humor, dan dia tertawa-tawa senang. teman saya itu yang kerjanya mengelola pasokan humor pada sebuah media massa, berkata akan memuat cerita itu sebagai salah satu humornya.
Waduh! Saya jahat ya? Orang nggak tahu kok dijadikan bahan olok-olok.
8 Responses to “Bikin Blog Bayar Berapa?”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
pertamax, wah..wah..itu yang namanya ‘mindset pejabat’. tampaknya saya perlu menulis kajian ilmiah mengenai mindset pejabat nih…he..he
begitulah petinggi2 yg ada di negeri ini.
karena di dalam kehidupan sehari2 mereka telah terbiasa dengan hal-hal yang berbau duwit. apa2 harus bayar, harus nyerahin ini itu, kudu ngelewati prosedur / birokrasi ini itu.
akhirnya begitu mereka dihadapkan kepada kehidupan open source, kehidupan serba gratis (salah satunya adalah blog) mereka pun dengan sukses akan terbengong-bengong.
tapi khan kalo mau punya sendiri memang harus:
1. Kasih KTP, kalau beralamat web.id
2. Bayar, kalau pakai hosting yang berlangganan
Jadi sebenarnya pertanyaannya harus lebih konteks, nge-blognya dimana dulu?
Oh gitu ya mas suami malas. Thanks infonya, saya tahunya cuma yang gratisan saja. Berarti saya sendiri yang tolol ya ? Ini salah satu buktinya. hahahhaa….
kalo saya milih blog yang gratisan saja….
Ya ndak gitu mas…saya yakin diperbincangan itu konteksnya memang yang gratisan…
tapi memang ada yang berbayar dan kasih KTP….
bayar bandwidth!!!

Lha pejabat emang aneh2 koq yah…..
Taunya semua bayar….
Ada yg gratis malah bengong
*menunggu pendidikan juga gratis*